Lihat Semua

Kalkulator HPP Makanan

Banyak usaha kuliner menetapkan harga dari 'harga tetangga' tanpa tahu HPP-nya sendiri — lalu heran kenapa ramai tapi uangnya tidak ada. Kalkulator ini menghitung HPP per porsi secara lengkap: bahan baku per takaran pakai, kemasan, gas/listrik, tenaga kerja, waste, dan overhead, lalu memberi saran harga jual pada margin 30–60%.

Data hanya disimpan di browser ini. Nonaktifkan pada perangkat bersama.

Mulai dari preset

Preset adalah contoh untuk memulai. Sesuaikan dengan biaya dan kondisi bisnis Anda.

A. Bahan baku

Biaya bahan dihitung otomatis: (jumlah dipakai ÷ isi kemasan) × harga kemasan.

Bahan 1

Rp

Harga 1 kemasan yang Anda beli.

Dalam satuan yang sama dengan jumlah dipakai.

Bahan 2

Rp

Harga 1 kemasan yang Anda beli.

Dalam satuan yang sama dengan jumlah dipakai.

B. Biaya per produksi

Rp

Box, cup, sendok, tisu — per satu porsi.

Rp
Rp
Rp
%

Perkiraan bahan terbuang; umumnya 5–10%.

porsi

C. Overhead (opsional)

Overhead dihitung per
Rp

Porsi biaya sewa/peralatan yang dialokasikan ke batch ini.

Simpan Skenario— simpan beberapa versi hitungan di perangkat ini

Skenario hanya tersimpan di perangkat ini (maksimal 10) dan tidak pernah dikirim ke server.

Terakhir ditinjau: 17 Juli 2026

Apa itu HPP makanan?

HPP (Harga Pokok Penjualan) makanan adalah total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu porsi siap jual. Bukan hanya bahan utama: HPP yang benar memasukkan bumbu, minyak, kemasan, gas/listrik, tenaga kerja produksi, susut bahan (waste), dan overhead.

Kesalahan paling umum adalah menghitung bahan dari harga kemasan penuh, padahal yang dipakai hanya sebagian. Kalkulator ini menghitung biaya bahan dari takaran yang benar-benar dipakai: (jumlah dipakai ÷ isi kemasan) × harga kemasan.

Kapan kalkulator ini digunakan?

  • Saat membuat menu baru dan perlu menentukan harga jualnya.
  • Saat harga bahan naik dan Anda perlu mengecek apakah harga jual lama masih sehat.
  • Sebelum masuk aplikasi delivery — HPP yang akurat adalah dasar menghitung harga setelah komisi.
  • Saat mengevaluasi menu mana yang paling menguntungkan.

Cara menggunakan

  • Masukkan setiap bahan: nama, jumlah yang dipakai untuk satu kali produksi, satuan, harga beli kemasan, dan isi kemasan (dalam satuan yang sama dengan jumlah dipakai).
  • Isi biaya per produksi: gas/listrik, tenaga kerja, dan biaya lain untuk satu batch masakan.
  • Isi persentase waste/susut bahan — bahan terbuang saat menyiangi, gagal, atau tumpah (umumnya 2–10%).
  • Isi biaya kemasan per porsi dan jumlah porsi yang dihasilkan satu kali produksi.
  • Opsional: tambahkan overhead per porsi atau per produksi (porsi sewa dapur, penyusutan alat, dsb.).
  • Tekan Hitung Sekarang untuk melihat HPP per porsi, komposisi biaya, dan saran harga jual.

Rumus yang digunakan

Biaya tiap bahan = (jumlah dipakai ÷ isi kemasan) × harga kemasan.

Biaya waste = subtotal bahan × % waste.

Total biaya produksi = subtotal bahan + waste + gas/listrik + tenaga kerja + biaya lain + overhead.

HPP per porsi = (total biaya produksi ÷ jumlah porsi) + kemasan per porsi.

Saran harga jual = HPP ÷ (1 − target margin). Contoh margin 50%: harga = HPP ÷ 0,5 = 2 × HPP.

Contoh perhitungan

Bu Nia memproduksi 10 porsi ayam geprek per batch. Bahan: ayam 1 kg (Rp38.000/kg) = Rp38.000; tepung 500 g dari kemasan 1 kg Rp12.000 = Rp6.000; minyak 250 ml dari 1 liter Rp20.000 = Rp5.000. Subtotal bahan Rp49.000. Waste 5% = Rp2.450. Gas Rp4.000, tenaga kerja Rp10.000. Kemasan Rp1.500 per porsi.

Total biaya produksi = 49.000 + 2.450 + 4.000 + 10.000 = Rp65.450. HPP per porsi = 65.450 ÷ 10 + 1.500 = Rp8.045. Dengan margin 50%, saran harga jual = 8.045 ÷ 0,5 ≈ Rp16.100 — bisa dibulatkan menjadi Rp16.500 atau Rp17.000.

Pertanyaan yang sering diajukan

Disclaimer

Hasil dari Kalkulatorku merupakan estimasi berdasarkan data dan asumsi yang Anda masukkan. Hasil tidak dapat dianggap sebagai nasihat keuangan, akuntansi, perpajakan, atau bisnis profesional. Kondisi aktual dapat berbeda karena perubahan biaya bahan, komisi platform, pajak, promosi, retur, dan faktor operasional lainnya.