Kalkulator Harga Jual Makanan
Sudah tahu HPP per porsi, tapi bingung memasang harga jual? Kalkulator ini mengubah HPP menjadi harga jual berdasarkan target margin atau target laba nominal — sekaligus mensimulasikan harga dine-in dan harga di aplikasi delivery yang memotong komisi.
Belum tahu HPP? Hitung dulu di Kalkulator HPP Makanan.
Isi untuk melihat simulasi harga delivery.
Kuliner umumnya menargetkan margin 30–60%.
Apa itu kalkulator harga jual makanan?
Kalkulator ini adalah kelanjutan dari perhitungan HPP: setelah tahu biaya per porsi, langkah berikutnya adalah menentukan harga jual yang menyisakan laba wajar. Perhitungannya memakai rumus margin (pembagian), bukan markup (perkalian), sehingga persentase komisi platform dan promo yang dipotong dari harga jual ikut terhitung dengan benar.
Hasilnya dua set harga sekaligus: harga dine-in/take-away tanpa potongan, dan harga delivery yang sudah menyerap komisi platform serta promo yang Anda tanggung.
Kapan kalkulator ini digunakan?
- Setelah menghitung HPP menu baru dan siap menentukan harga.
- Saat menu yang sama dijual di warung dan di aplikasi delivery dengan struktur biaya berbeda.
- Saat ingin mengecek apakah harga lama masih memberi margin yang sehat.
Cara menggunakan
- Isi HPP per porsi — hitung dulu di Kalkulator HPP Makanan jika belum tahu.
- Isi biaya kemasan tambahan bila ada (di luar yang sudah masuk HPP).
- Pilih target: margin bersih (%) atau laba nominal per porsi (Rp).
- Opsional: isi komisi platform dan promo yang Anda tanggung untuk melihat harga delivery.
- Pilih pembulatan harga, lalu tekan Hitung Sekarang.
Rumus yang digunakan
Total biaya = HPP per porsi + kemasan tambahan.
Target margin: harga minimum = total biaya ÷ (1 − % fee − % margin).
Target laba nominal: harga minimum = (total biaya + target laba) ÷ (1 − % fee).
Untuk dine-in, % fee = 0. Untuk delivery, % fee = komisi platform + promo merchant.
Laba bersih = harga jual × (1 − % fee) − total biaya.
Contoh perhitungan
Menu rice bowl punya HPP Rp8.000 per porsi. Target margin 40%, komisi aplikasi 20%, promo ditanggung merchant 5%.
Harga dine-in = 8.000 ÷ (1 − 0,4) = Rp13.333 → dibulatkan Rp13.500, laba ± Rp5.500 per porsi. Harga delivery = 8.000 ÷ (1 − 0,25 − 0,4) = 8.000 ÷ 0,35 = Rp22.857 → dibulatkan Rp23.000, laba setelah potongan ± Rp9.250. Terlihat jelas: memakai harga dine-in Rp13.500 di aplikasi akan memangkas laba hingga nyaris habis.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kenapa harga delivery jauh lebih tinggi dari dine-in?
Karena komisi platform dan promo dipotong dari harga jual dalam bentuk persentase. Agar laba per porsi tetap sama, potongan itu harus 'dinaikkan' ke harga. Inilah alasan hampir semua merchant memasang harga berbeda di aplikasi delivery.
Apa bedanya margin dan markup? Saya sering tertukar.
Markup dihitung dari biaya (HPP × (1+markup)), margin dihitung dari harga jual (harga × margin = laba). Markup 50% dari HPP Rp10.000 menghasilkan harga Rp15.000 dengan margin hanya 33%. Kalkulator ini memakai margin agar konsisten dengan cara komisi platform dipotong.
Target margin atau target laba nominal, mana yang sebaiknya dipakai?
Margin cocok untuk menjaga kesehatan usaha secara umum dan membandingkan antar menu. Laba nominal cocok jika Anda punya target rupiah spesifik per porsi, misalnya untuk menu paket atau produk titipan. Keduanya valid — pilih yang lebih sesuai cara Anda berpikir.
Apakah pajak dan service charge perlu dimasukkan?
Kalkulator ini belum menghitung pajak secara khusus. Jika usaha Anda memungut pajak atau dikenai biaya lain berbentuk persen dari penjualan, Anda bisa menambahkannya ke kolom komisi/promo agar ikut terhitung dalam struktur harga.
Kalkulator terkait
Kalkulator HPP Makanan
Hitung HPP per porsi dari bahan, kemasan, gas/listrik, tenaga kerja, waste, dan overhead — lengkap dengan saran harga jual.
Kalkulator Harga Jual Delivery
Hitung harga jual di aplikasi delivery setelah komisi platform, promo merchant, dan kemasan.
Kalkulator Diskon Aman
Cari tahu diskon maksimum yang masih membuat Anda untung, lengkap dengan simulasi 5–20%.
Kalkulator BEP Usaha
Hitung minimal transaksi per bulan dan per hari agar usaha Anda tidak rugi.
Disclaimer
Hasil dari Kalkulatorku merupakan estimasi berdasarkan data dan asumsi yang Anda masukkan. Hasil tidak dapat dianggap sebagai nasihat keuangan, akuntansi, perpajakan, atau bisnis profesional. Kondisi aktual dapat berbeda karena perubahan biaya bahan, komisi platform, pajak, promosi, retur, dan faktor operasional lainnya.