Lihat Semua

Kalkulator Diskon Aman

Diskon memang mendongkrak penjualan, tapi diskon yang terlalu dalam bisa membuat setiap pesanan justru menambah rugi. Kalkulator ini menghitung batas diskon maksimum yang masih membuat Anda mencapai target laba — lengkap dengan simulasi diskon 5%, 10%, 15%, 20%, dan angka pilihan Anda sendiri.

Data hanya disimpan di browser ini. Nonaktifkan pada perangkat bersama.

Mulai dari preset

Preset adalah contoh untuk memulai. Sesuaikan dengan biaya dan kondisi bisnis Anda.

Rp

Harga sebelum diskon yang tampil di toko Anda.

Rp

Modal + packaging + biaya lain per unit.

%
Rp

Kosongkan jika hanya ingin tidak rugi (impas).

%

Contoh: 12,5 — akan ditambahkan ke tabel simulasi.

Terakhir ditinjau: 17 Juli 2026

Apa itu diskon aman?

Diskon aman adalah besaran potongan harga terbesar yang masih menyisakan laba (atau minimal impas) setelah semua biaya dihitung, termasuk biaya admin marketplace yang dipotong dari harga setelah diskon. Banyak seller lupa bahwa biaya admin dihitung dari harga akhir yang dibayar pembeli, sehingga diskon 20% terasa aman padahal laba sudah habis terpotong admin.

Kapan kalkulator ini digunakan?

  • Sebelum ikut flash sale, tanggal kembar (9.9, 10.10, 12.12), atau kampanye besar marketplace.
  • Saat menyusun strategi voucher toko dan ingin tahu batas maksimalnya.
  • Saat perang harga dengan kompetitor dan Anda perlu tahu sampai mana harga bisa diturunkan.
  • Saat membuat harga coret: harga normal berapa, diskon berapa, agar tetap untung.

Cara menggunakan

  • Isi harga normal produk (harga sebelum diskon).
  • Isi total biaya per unit: modal + packaging + biaya lain. Jika belum tahu, hitung dulu di Kalkulator Harga Jual.
  • Isi persentase biaya admin marketplace.
  • Isi target laba minimal per unit — isi 0 jika Anda hanya ingin tahu batas impas.
  • Opsional: isi persentase diskon tertentu yang ingin Anda uji.
  • Tekan Hitung Sekarang untuk melihat diskon maksimum dan status untung/impas/rugi di setiap skenario.

Rumus yang digunakan

Harga minimum setelah diskon = (total biaya per unit + target laba) ÷ (1 − % admin).

Diskon maksimal (Rp) = harga normal − harga minimum setelah diskon.

Diskon maksimal (%) = diskon maksimal (Rp) ÷ harga normal × 100.

Untuk setiap skenario diskon, laba bersih = harga setelah diskon × (1 − % admin) − total biaya per unit.

Contoh perhitungan

Dodi menjual sepatu dengan harga normal Rp50.000. Total biaya per unit Rp30.000, biaya admin 10%, dan ia ingin tetap untung minimal Rp5.000.

Harga minimum setelah diskon = (30.000 + 5.000) ÷ 0,9 = Rp38.889. Artinya diskon maksimal = 50.000 − 38.889 = Rp11.111, atau sekitar 22%. Diskon 20% masih aman (laba ± Rp6.000), tapi diskon 25% sudah membuat target laba tidak tercapai.

Pertanyaan yang sering diajukan

Disclaimer

Hasil dari Kalkulatorku merupakan estimasi berdasarkan data dan asumsi yang Anda masukkan. Hasil tidak dapat dianggap sebagai nasihat keuangan, akuntansi, perpajakan, atau bisnis profesional. Kondisi aktual dapat berbeda karena perubahan biaya bahan, komisi platform, pajak, promosi, retur, dan faktor operasional lainnya.