KalkulatorkuLihat Semua

Kalkulator BEP Produk

Sebelum kulakan stok atau memproduksi barang, pertanyaan terpentingnya: berapa unit harus laku supaya modal kembali? Kalkulator ini menghitung titik impas (break even point) produk Anda dengan memperhitungkan biaya admin marketplace dan diskon.

Rp

Contoh: belanja stok awal, alat, atau biaya lain yang ingin ditutup.

Rp
Rp

Modal produk + packaging + biaya lain yang muncul per penjualan.

Biaya admin marketplace
%
Diskon ditanggung penjual
%

Apa itu BEP produk?

BEP (break even point) atau titik impas adalah jumlah unit yang harus terjual agar total pendapatan bersih persis menutup seluruh biaya. Di bawah angka ini Anda masih rugi; di atasnya, setiap unit tambahan mulai menghasilkan laba.

Kunci perhitungannya adalah laba kontribusi per unit: berapa rupiah yang tersisa dari setiap penjualan setelah biaya variabel, potongan admin, dan diskon — sisa inilah yang dipakai 'mencicil' modal awal atau biaya tetap.

Kapan kalkulator ini digunakan?

  • Sebelum kulakan stok dalam jumlah besar: berapa unit minimal harus laku agar tidak rugi?
  • Saat mengevaluasi produk baru: apakah target penjualannya realistis untuk menutup modal?
  • Saat menghitung biaya launching (foto produk, sampel, iklan awal) yang harus dikembalikan dari penjualan.

Cara menggunakan

  • Isi modal awal atau biaya tetap yang ingin dikembalikan (nilai kulakan, biaya produksi, biaya launching).
  • Isi harga jual per unit.
  • Isi biaya variabel per unit: packaging, bubble wrap, biaya kirim yang Anda tanggung, dsb.
  • Isi biaya admin marketplace — bisa dalam persen atau rupiah per unit.
  • Opsional: isi diskon yang Anda tanggung per unit.
  • Tekan Hitung Sekarang untuk melihat BEP dalam unit dan omzet.

Rumus yang digunakan

Pendapatan bersih per unit = harga jual − biaya admin − diskon seller.

Laba kontribusi per unit = pendapatan bersih per unit − biaya variabel per unit.

BEP unit = biaya tetap ÷ laba kontribusi per unit, dibulatkan ke atas.

BEP omzet = BEP unit × harga jual.

Jika laba kontribusi nol atau negatif, titik impas tidak akan pernah tercapai — kalkulator akan menampilkan peringatan, karena setiap penjualan justru menambah kerugian.

Contoh perhitungan

Sari kulakan hijab senilai Rp3.000.000. Harga jual Rp50.000 per pcs, biaya variabel (packaging + kartu ucapan) Rp30.000 per pcs sudah termasuk modal per pcs, dan biaya admin marketplace 8%.

Pendapatan bersih per unit = 50.000 − 4.000 = Rp46.000. Laba kontribusi = 46.000 − 30.000 = Rp16.000. BEP = 3.000.000 ÷ 16.000 = 187,5 → dibulatkan menjadi 188 pcs, dengan omzet impas sekitar Rp9.400.000. Jika Sari yakin bisa menjual 188 pcs dalam periode yang wajar, kulakan ini masuk akal.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya biaya tetap dan biaya variabel?

Biaya tetap keluar sekali atau tidak bergantung jumlah penjualan — misalnya nilai kulakan, biaya foto produk, atau sewa booth. Biaya variabel keluar setiap ada penjualan — misalnya packaging, biaya admin, dan ongkir yang Anda tanggung.

Kenapa hasil BEP dibulatkan ke atas?

Karena Anda tidak bisa menjual setengah unit. Jika hitungan menghasilkan 187,5 unit, menjual 187 unit masih menyisakan sedikit rugi — baru pada unit ke-188 seluruh biaya benar-benar tertutup.

Apa arti peringatan laba kontribusi negatif?

Artinya setelah admin, diskon, dan biaya variabel, setiap penjualan tidak menyisakan apa-apa — bahkan menambah rugi. Menjual lebih banyak justru memperbesar kerugian. Perbaiki dulu struktur harga atau biaya per unit sebelum menghitung BEP.

Apakah BEP sama dengan target penjualan?

Tidak. BEP hanyalah batas minimum agar tidak rugi. Target penjualan yang sehat harus di atas BEP agar usaha menghasilkan laba dan bisa menutup biaya tak terduga seperti retur atau barang rusak.

Disclaimer

Hasil dari Kalkulatorku merupakan estimasi berdasarkan data dan asumsi yang Anda masukkan. Hasil tidak dapat dianggap sebagai nasihat keuangan, akuntansi, perpajakan, atau bisnis profesional. Kondisi aktual dapat berbeda karena perubahan biaya bahan, komisi platform, pajak, promosi, retur, dan faktor operasional lainnya.