Lihat Semua

Kalkulator Biaya Operasional

Berapa sebenarnya biaya menjalankan usaha Anda setiap bulan? Kalkulator ini merangkum seluruh biaya operasional per kategori, menunjukkan tiga biaya terbesar yang paling menggerus laba, dan menghitung biaya per hari buka.

Data hanya disimpan di browser ini. Nonaktifkan pada perangkat bersama.

Mulai dari preset

Preset adalah contoh untuk memulai. Sesuaikan dengan biaya dan kondisi bisnis Anda.

Daftar biaya bulanan

Biaya 1

Rp

Biaya 2

Rp

Biaya 3

Rp

Biaya 4

Rp

Biaya 5

Rp
hari

Untuk menghitung biaya per hari buka.

Simpan Skenario— simpan beberapa versi hitungan di perangkat ini

Skenario hanya tersimpan di perangkat ini (maksimal 10) dan tidak pernah dikirim ke server.

Terakhir ditinjau: 17 Juli 2026

Apa itu kalkulator biaya operasional?

Kalkulator biaya operasional membantu Anda mencatat dan menjumlahkan seluruh pengeluaran rutin bulanan usaha: sewa, gaji, listrik, stok, marketing, transportasi, langganan software, sampai biaya kecil yang sering terlewat. Hasilnya bukan hanya total, tetapi juga komposisi per kategori sehingga terlihat ke mana uang paling banyak mengalir.

Angka total biaya operasional ini adalah bahan baku untuk banyak keputusan lain: menghitung BEP usaha, menetapkan target omzet, dan menyusun proyeksi arus kas.

Kapan kalkulator ini berguna?

  • Saat pertama kali merapikan keuangan usaha yang selama ini dicampur dengan uang pribadi.
  • Evaluasi rutin bulanan: kategori mana yang membengkak dibanding bulan lalu?
  • Sebelum memutuskan berhemat: tiga biaya terbesar adalah tempat penghematan paling berdampak.
  • Sebagai input untuk Kalkulator BEP Usaha dan Target Omzet.

Cara menggunakan

  • Mulai dari template contoh yang tersedia, lalu ubah nama dan nominalnya sesuai usaha Anda.
  • Tambahkan baris untuk setiap biaya rutin dan pilih kategorinya. Hapus baris yang tidak relevan.
  • Isi jumlah hari operasional per bulan agar biaya per hari buka ikut terhitung.
  • Tekan Hitung Sekarang untuk melihat total bulanan, tahunan, komposisi kategori, dan tiga biaya terbesar.
  • Gunakan Salin Hasil untuk menyimpan ringkasannya ke catatan Anda.

Rumus yang digunakan

Total bulanan = jumlah seluruh baris biaya. Total tahunan = total bulanan × 12. Biaya harian = total bulanan ÷ hari operasional.

Persentase kategori = total kategori ÷ total bulanan × 100%. Tiga biaya terbesar diambil dari baris dengan nominal tertinggi.

Contoh perhitungan

Warung kopi kecil: sewa Rp2.500.000, gaji 2 barista Rp4.000.000, listrik Rp600.000, internet Rp400.000, iklan Instagram Rp500.000. Total Rp8.000.000 per bulan atau Rp96.000.000 setahun.

Dengan 25 hari buka, biaya operasionalnya Rp320.000 per hari — artinya sebelum menghitung bahan baku pun, warung ini harus menghasilkan margin kontribusi Rp320.000 setiap hari hanya untuk menutup operasional. Gaji menyumbang 50% dari total, menjadikannya kandidat pertama untuk dievaluasi efisiensinya.

Faktor yang perlu diperhatikan

Bedakan biaya operasional rutin dengan pengeluaran modal (beli alat, renovasi) yang sifatnya sekali — pengeluaran modal lebih tepat dihitung di Kalkulator Modal Usaha. Untuk biaya yang tidak bulanan (misalnya sewa tahunan atau servis 6 bulan sekali), bagi dulu ke nilai per bulan agar totalnya tidak menipu. Jangan lupa gaji untuk diri sendiri: usaha yang terlihat untung sering kali belum membayar pemiliknya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Disclaimer

Hasil dari Kalkulatorku merupakan estimasi berdasarkan data dan asumsi yang Anda masukkan. Hasil tidak dapat dianggap sebagai nasihat keuangan, akuntansi, perpajakan, atau bisnis profesional. Kondisi aktual dapat berbeda karena perubahan biaya bahan, komisi platform, pajak, promosi, retur, dan faktor operasional lainnya.